Tampilkan postingan dengan label JenDela. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label JenDela. Tampilkan semua postingan

Kamis, Maret 29, 2012

"Popcorn", Camilan Kaya Antioksidan

Siapa yang tak kenal dengan popcorn. Di samping rasanya yang gurih, popcorn ternyata juga memiliki reputasi yang baik sebagai makanan ringan. Para ilmuwan melaporkan bahwa popcorn mengandung lebih banyak zat antioksidan menyehatkan yang disebut polifenol ketimbang buah dan sayuran.

Polifenol memiliki manfaat kesehatan yang besar karena senyawa ini mampu membantu melawan molekul berbahaya yang merusak sel. Temuan ini rencananya akan dipresentasikan dalam National Meeting and Exposition of the American Chemical Society (ACS) pada minggu ini.

Peneliti menemukan bahwa satu porsi popcorn mengandung hampir 300 mg antioksidan—hampir dua kali lipat (160 mg) untuk semua buah-buahan per porsi. Peneliti bahkan menemukan, kulit popcorn—bagian yang sering terjebak di sela-sela gigi—sebenarnya memiliki konsentrasi polifenol dan serat paling tinggi. "Kulit mereka layak mendapatkan perhatian lebih karena memiliki kandungan gizi lebih banyak," kata Vinson.

Meski begitu, Vinson memperingatkan bahwa seseorang tidak dapat hanya bergantung pada popcorn. Pasalnya, walau bagaimanapun, popcorn tidak mengandung vitamin dan nutrisi sebagaimana yang terkandung pada buah dan sayuran.

Vinson dan timnya menyimpulkan, "Popcorn mungkin makanan ringan yang sempurna. Satu porsi popcorn memberikan lebih dari 70 persen asupan harian gandum. Rata-rata orang hanya mendapat sekitar setengah porsi gandum utuh sehari, dan popcorn dapat mengisi kekurangan tersebut dengan cara yang menyenangkan."

Jangan keliru membuat "popcorn"

Vinson kembali memperingatkan cara penyajian popcorn yang keliru yang justru dapat menimbulkan masalah kesehatan serius. Cara yang salah tersebut, misalnya, memasak menggunakan minyak, mengoleskan mentega, atau memberikan tambahan garam dan gula, yang justru akan membuat makanan ringan tersebut tinggi kandungan lemak dan kalori.

"Popcorn yang dibuat dengan microwave dan ditambahkan minyak memiliki kalori dua kali lebih banyak. Sekitar 43 persen popcorn yang dibuat menggunakan microwave adalah lemak," jelasnya.

Ref : http://health.kompas.com/

»»  SAKWISE

Rabu, Juli 07, 2010

Belajar Dari Wajah

Menarik sekali jikalau kita terus menerus belajar tentang fenomena apapun yang terjadi dalam hiruk-pikuk kehidupan ini. Tidak ada salahnya kalau kita buat semacam target. Misalnya : hari ini kita belajar tentang wajah. Wajah? Ya, wajah. Karena masalah wajah bukan hanya masalah bentuknya, tapi yang utama adalah pancaran yang tersemburat dari si pemilik wajah tersebut.

Ketika pagi menyingsing, misalnya, tekadkan dalam diri : "Saya ingin tahu wajah yang paling menenteramkan hati itu seperti apa? Wajah yang paling menggelisahkan itu seperti bagaimana?" karena pastilah hari ini kita akan banyak bertemu dengan wajah orang per orang. Ya, karena setiap orang pastilah punya wajah. Wajah irtri, suami, anak, tetangga, teman sekantor, orang di perjalanan, dan lain sebagainya. Nah, ketika kita berjumpa dengan siapapun hari ini, marilah kita belajar ilmu tentang wajah.

Subhanallaah, pastilah kita akan bertemu dengan beraneka macam bentuk wajah. Dan, tiap wajah ternyata dampaknya berbeda-beda kepada kita. Ada yang menenteramkan, ada yang menyejukkan, ada yang menggelikan, ada yang menggelisahkan, dan ada pula yang menakutkan. Lho, kok menakutkan? Kenapa? Apa yang menakutkan karena bentuk hidungnya? Tentu saja tidak! Sebab ada yang hidungnya mungil tapi menenteramkan. Ada yang sorot matanya tajam menghunjam, tapi menyejukkan. Ada yang kulitnya hitam, tapi penuh wibawa.

Pernah suatu ketika berjumpa dengan seorang ulama dari Afrika di Masjidil Haram, subhanallaah, walaupun kulitnya tidak putih, tidak kuning, tetapi ketika memandang wajahnya... sejuk sekali! Senyumnya begitu tulus meresap ke relung qolbu yang paling dalam. Sungguh bagai disiram air sejuk menyegarkan di pagi hari. Ada pula seorang ulama yang tubuhnya mungil, dan diberi karunia kelumpuhan sejak kecil. Namanya Syekh Ahmad Yassin, pemimpin spiritual gerakan Intifadah, Palestina. Ia tidak punya daya, duduknya saja di atas kursi roda. Hanya kepalanya saja yang bergerak. Tapi, saat menatap wajahnya, terpancar kesejukan yang luar biasa. Padahal, beliau jauh dari ketampanan wajah sebagaimana yang dianggap rupawan dalam versi manusia. Tapi, ternyata dibalik kelumpuhannya itu beliau memendam ketenteraman batin yang begitu dahsyat, tergambar saat kita memandang sejuknya pancaran rona wajahnya.

Nah, saudaraku, kalau hari ini kita berhasil menemukan struktur wajah seseorang yang menenteramkan, maka caru tahulah kenapa dia sampai memiliki wajah yang menenteramkan seperti itu. Tentulah, benar-benar kita akan menaruh hormat. Betapa senyumannya yang tulus; pancaran wajahnya, nampak ingin sekali ia membahagiakan siapapun yang menatapnya. Dan sebaliknya, bagaimana kalau kita menatap wajah lain dengan sifat yang berlawanan; (maaf, bukan bermaksud meremehkan) ada pula yang wajahnya bengis, struktur katanya ketus, sorot matanya kejam, senyumannya sinis, dan sikapnya pun tidak ramah. Begitulah, wajah-wajah dari saudara-saudara kita yang lain, yang belum mendapat ilmu; bengis dan ketus. Dan ini pun perlu kita pelajari.

Ambillah kelebihan dari wajah yang menenteramkan, yang menyejukkan tadi menjadi bagian dari wajah kita, dan buang jauh-jauh raut wajah yang tidak ramah, tidak menenteramkan, dan yang tidak menyejukkan.

Tidak ada salahnya jika kita evalusi diri di depan cermin. Tanyalah; raut seperti apakah yang ada di wajah kita ini? Memang ada diantara hamba-hamba Allah yang bibirnya di desain agak berat ke bawah. Kadang-kadang menyangkanya dia kurang senyum, sinis, atau kurang ramah. Subhanallaah, bentuk seperti ini pun karunia Allah yang patut disyukuri dan bisa jadi ladang amal bagi siapapun yang memilikinya untuk berusaha senyum ramah lebih maksimal lagi.

Sedangkan bagi wajah yang untuk seulas senyum itu sudah ada, maka tinggal meningkatkan lagi kualitas senyum tersebut, yaitu untuk lebih ikhlas lagi. Karena senyum di wajah, bukan hanya persoalan menyangkut ujung bibir saja, tapi yang utama adalah, ingin tidak kita membahagiakan orang lain? Ingin tidak kita membuat di sekitar kita tercahayai? Nabi Muhammad SAW, memberikan perhatian yang luar biasa kepada setiap orang yang bertemu dengan beliau sehingga orang itu merasa puas. Kenapa puas? Diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW – bila ada orang yang menyapanya – menganggap orang tersebut adalah orang yang paling utama di hadapan beliau. Sesuai kadar kemampuannya.

Walhasil, ketika Nabi SAW berbincang dengan siapapun, maka orang yang diajak berbincang ini senantiasa menjadi curahan perhatian. Tak heran bila cara memandang, cara bersikap, ternyata menjadi atribut kemuliaan yang beliau contohkan. Dan itu ternyata berpengaruh besar terhadap sikap dan perasaan orang yang diajak bicara.

Adapun kemuramdurjaan, ketidakenakkan, kegelisahan itu muncul ternyata diantara akibta kita belum menganggap orang yang ada dihadapan kita orang yang paling utama. Makanya, terkadang kita melihat seseorang itu hanya separuh mata, berbicara hanya separuh perhatian. Misalnya, ketika ada seseorang yang datang menghampiri, kita sapa orang itu sambil baca koran. Padahal, kalau kita sudah tidak mengutamakan orang lain, maka curahan kata-kata, cara memandang, cara bersikap, itu tidak akan punya daya sentuh. Tidak punya daya pancar yang kuat.

Orang karena itu, marilah kita berlatih diri meneliti wajah, tentu saja bukan maksud untuk meremehkan. Tapi, mengambil tauladan wajah yang baik, menghindari yang tidak baiknya, dan cari kuncinya kenapa sampai seperti itu? Lalu praktekkan dalam perilaku kita sehari-hari. Selain itu belajarlah untuk mengutamakan orang lain!

Mudah-mudahan kita dapat mengutamakan orang lain di hadapan kita, walaupun hanya beberapa menit, walaupun hanya beberapa detik, subhanallaah.***

Sumber : http://www.cybermq.com/

»»  SAKWISE

Sabtu, April 11, 2009

Celana Jeans, Bahayanya bagi Pria dan Wanita

Kamu termasuk pencinta celana, khususnya bahan celana ketat? Bila iya, perhatikan dulu aturannya.

Ada bahaya yang mengancam bila kamu sering mengenakannya bahkan bisa bisa menyebabkan kemandulan. Walaah...

Coba kamu perhatikan deh celana model apa yang tidak pernah ketinggalan jaman hingga saat ini? Bisa dipastikan jawabannya dalah celana jeans ketat.

Hanya saja yang menjadi masalah adalah si pemakainya kerap tidak mematuhi aturan kesehatan yang disarankan oleh para ahli, kiususnya pakar kesehatan kulit dan kelamin. Karena tanpa disadari ada bahaya yang mengintai apabila kamu sering memakai celana jeans ketat. Loh kok bisa? Kenapa? Alasannya karena celana jenis ini tidak mudah menyerap keringat

Menurut dr. Ryan Thamrin, penggunaan celana jeans ketat pada wanita kerap menimbulkan masalah, antara lain timbulnya jamur, keputihan, ataupun gatal-gatal yang sangat mengganggu. Hal ini disebabkan timbunan keringat yang ada didaerah itu tidak bisa keluar dengan baik dan cenderung menumpuk.

Bila hal ini dibiarkan terus menerus maka akan menimbulkan gangguan jamur disekitar organ intim wanita. Bila sudah menimbulkan jamur, maka dapat dipastikan seorang wanita akan mengalami berbagai gangguan.

Mungkinkah celana jeans ketat bisa mengakibatkan kemandulan. Sampai saat ini sih belum ada penelitian yang mempresentasikannya. karena beberapa peneliti memiliki hasil yang berbeda-beda. Namun untuk mengetahuinya kami sarankan untuk memeriksakan sedini mungkin agar bisa dengan segera ditanggulangi.

Lalu bagaimana dengan Laki-Laki ?

Nah, begitu juga dengan laki-laki. Penggunaan celana jeans ketat yang terlalu sering dipakai oleh pria menyebabkan daerah disekitar penis menjadi panas dan sangat berbahaya buat sperma.

Sebuah lembaga penelitian di Indonesia mengadakan penelitin soal kualitas sperma pria yang kerap menggunakan celana ketat.

Hasilnya sangatlah mencengangkan yaitu jumlah sperma yang biasanya 60 juta per mililiter kini turun drastis hingga ke angka 20 juta per mililiter. Woow...

Apa penyebabnya, ternyata masalahnya masih terjadi pada skrotum lapisan yang melindungi penis. Suhu yang tidak normal pada skrotum karena sering ditwkan oleh celana jeans ketat bisa berakibat buruk padsa kualitas sperma karena tumpukan keringat yang tidak bisa keluar disekitar penis tentu akan menimbulkan jamur yang akan meningkatkan suhu testis dalam produksi sperma dan bila diteruskan akan menjadi gatal dan akan menjalar ke bagian buah zakar.

Jadi mulai sekarang, kita harus mencermati dahulu segala pakaian yang akan kita gunakan dan pilah pilih pakaian yang tidak membawa dampak buruk bagi kita semua. Semoga bermanfaat.

Sumber : http://www.rileks.com/

»»  SAKWISE

Kamis, Maret 12, 2009

Orang Seperti Apakah Kita ?

  • Orang sibuk adalah orang yang sibuk mengisi hari-harinya dengan beribadah pada Allah SWT dan melakukan kebaikan-kebaikan bahkan tidak sempat memikirkan kejelekan orang lain.
  • Orang manis adalah orang yang mendapat musibah tetapi tetap tersenyum dan berkata semua yang terjadi atas kehendak-Nya.
  • Orang kaya adalah orang yang selalu bersyukur atas nikmat yang ada dan tidak lupa dengan kekayaan dunia yang sifatnya sementara.
  • Orang miskin adalah orang yang selalu merasa kekurangan dan selalu menumpuk-numuk harta.
  • Orang rugi adalah orang yang berat melakukan ibadah dan mengamalkan kebaikan.
  • Orang cantik adalah orang yang akhlaknya baik.
  • Orang yang rumahnya luas adalah orang mati yang mengandalkan amal kebaikan dan diperluas kuburannya sejauh mata memandang.
  • Orang yang rumahnya sempit adalah orang mati yang tidak membawa amal kebaikan dan kuburannya dipersempit.
  • Orang berakal adalah orang yang menghuni surga kelak karena menggunakan akalnya dalam melakukan kebaikan ketika di dunia.
  • Orang pelit adalah orang yang membiarkan cerita ini begitu saja dan tidak menyampaikan kepada orang lain.
»»  SAKWISE

Sabtu, Februari 14, 2009

Karakter Orang Berdasarkan Golongan Darahnya


1. Karakter Orang Bergolongan Darah B

Orang dengan golongan darah B merupakan orang yang paling praktis di antara semua golongan darah yang ada. Mereka adalah spesialis di bidang yang digelutinya. Ketika mereka memulai sebuah proyek, mereka akan menghabiskan waktu lebih banyak untuk memahami dan mencoba mengikuti semua petunjuk/arahan yang diperlukan untuk itu. Jika mengerjakan sesuatu, mereka selalu fokus kepada apa yang tengah dikerjakan. Mereka cenderung berpedoman pada tujuan dan mengejarnya sampai tuntas walau pun kelihatannya pekerjaan itu tidak mungkin dilakukan. Mereka cenderung kurang kooperatif. Mereka lebih suka mengikuti peraturan dan gagasan mereka sendiri. Orang dengan golongan darah B memberikan perhatian lebih kepada pikiran daripada perasaan mereka, dan karenanya, terkadang kelihatannya dingin dan serius.

Cara Berkomunikasi dengan Orang Bergolongan Darah B

Ada karakter ada gaya. Orang bergolongan darah B memiliki karakter yang berbeda dengan mereka yang bergolongan darah A. Mereka lebih praktis, egois, kreatif, optimis dan bebas dalam berpikir. Mereka juga memiliki kecenderungan mengerjakan segala sesuatu secara individual. Oleh karena itu, di Jepang, untuk membentuk sebuah tim yang kuat sehingga motto yang digagas John C. Maxwell: teamwork makes the dream work benar-benar menjadi kenyataan, orang golongan darah B ini biasanya kurang dilibatkan.

Untuk lebih jelas, gaya komunikasi dengan orang bergolongan darah B berikut dapat dijadikan pedoman:

" Mulailah pembicaraan dengan runtun, jangan melompat-lompat karena mereka kurang menyukai hal-hal yang tidak teratur.

" Jangan memulai pembicaraan tanpa mengakhirinya.

" Gunakan data-data akurat, bukan rekaan.

" Jika mengajak kerjasama, pastikan bahwa mereka bersedia.

" Berbicaralah kepada otaknya bukan hatinya. Gunakan lebih banyak fakta rasional daripada sosial.

" Jangan menggunakan gaya bicara yang terburu-buru.

Orang dengan golongan darah B lebih suka mendengarkan uraian rinci dan runtun. Mereka suka ada awal dan akhir dari sebuah percakapan. Karena mereka sangat concern dengan apa yang t
elah dimulai untuk dapat diakhiri. Mereka tidak suka orang yang berbicara secara tidak jelas dan tanpa pertimbangan rasional karena mereka lebih menggunakan nalar rasio-nya daripada perasaannya.

2. Karakter Orang Bergolongan Darah 'O'

Orang-orang dengan golongan darah O adalah mereka yang tidak banyak ambil pusing, penuh semangat dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Mereka adalah orang yang paling fleksibel di antara semua golongan darah yang ada. Mereka akan dengan cepat memulai sebuah proyek namun mengalami masalah ketika melanjutkannya dan tidak jarang banyak juga yang dengan mudah menyerah di tengah jalan. Mereka terkadang bertingkah dan tidak terlalu dapat dijadikan sandaran. Mereka selalu mengatakan apa yang ada di pikiran mereka secara langsung. Mereka selalu jujur. Mereka menghargai pendapat orang lain dan suka menjadi pusat perhatian. Selain itu, orang-orang bergolongan darah O ini memiliki rasa percaya diri yang sungguh kuat. Di Jepang, golongan darah ini merupakan golongan darah rata-rata orang disana.

Gaya Komunikasi dengan Orang Bergolongan Darah O

Ketika berhadapan dengan orang bergolongan darah O yang penuh semangat dan percaya diri, terus terang, optimistis, terkadang egois dan kreatif, hal-hal berikut dapat dijadikan pedoman:

* Berbicaralah dengan semangat dan penuh vitalitas. Karena mereka kurang menyukai orang-orang yang terkesan lemah, letih, lesu, lemas, letoy, dan loyo yang dianggap tidak dapat mengikuti ritme mereka yang penuh dengan energi.
* Jangan gunakan kata-kata negatif dan pesimis karena kelompok kata itu tidak terdapat dalam kamus mereka yang penuh dengan semangat positif dan optimis.
* Ketika mengikat sebuah kontrak, pastikan dengan tegas bahwa mereka komit dengan apa yang telah disepakati dan dapat bertanggung jawab atas penyelesaiannya.
* Berkatalah dengan jujur karena mereka juga demikian adanya. Sekali kebohongan terdeteksi, mereka tidak akan percaya lagi pada lain kesempatan.
* Tunjukkan bahasa tubuh yang penuh keceriaan dan semangat.

Orang dengan golongan darah O paling suka berkomunikasi dengan mereka yang penuh semangat. Orang-orang yang tidak memiliki semangat hidup yang baik sulit menjadi teman dekat orang golongan ini. Karena mereka selalu semangat sejalan dengan vitalitas yang mereka miliki. Mereka akan dapat berkomunikasi berjam-jam dengan orang yang cocok dan dapat mengikuti ritme bicara mereka yang sangat optimistis dan motivatif.

3. Karakter Orang Bergolongan Darah AB

Orang dengan golongan darah AB susah dikelompokkan. Mereka dapat memiliki karakteristik di kedua ujung spektrum pada waktu bersamaan. Artinya, di satu sisi mereka pemalu, di sisi lain, sangat terbuka. Mereka dengan mudah mengubah satu sisi ke sisi yang lain. Mereka dapat dipercaya dan bertanggung jawab, namun tidak dapat bertanggung jawab jika terlalu banyak yang dituntut dari mereka. Mereka tidak keberatan membantu sepanjang sesuai dengan syarat mereka. Orang-orang dengan golongan darah ini sangat suka seni dan metafisika. AB juga dianggap sebagai tipe darah terburuk di Jepang. Mereka juga suka menentukan syarat sendiri dan berhak menggugurkannya jika tidak sesuai dengan harapan mereka. Mereka dikenal sangat sensitif dan penuh perhatian. Di Jepang, beberapa perusahaan membagi karyawan-karyawannya ke dalam kelompok kerja berdasarkan golongan darah, dan ironisnya, tidak seorang pun yang mau bekerjasama dengan kelompok golongan darah AB di Jepang ! (Jangan terlalu sedih buat yang di Indonesia ya).

Gaya Komunikasi dengan Orang Bergolongan Darah AB

Dengan karakter yang mudah berubah-ubah tergantung kondisi mood tertentu, orang-orang dengan golongan darah AB tentu masih dapat diambil ‘hatinya’ ketika kita berkomunikasi dengan mereka agar mencapai tujuan yang ingin kita raih. Gaya komunikasi yang perlu diterapkan adalah seperti tersebut di bawah ini:

* Pertama-tama, ikuti dulu alur pembicaraan mereka.
* Selanjutnya, berbicaralah secara tegas karena mereka mudah berubah-ubah.
* Bicaralah tentang seni dan metafisika untuk memulai percakapan yang lebih panjang jika hal itu diinginkan.
* Jika membuat janji, pastikan mereka memahaminya dan setuju.
* Jangan ambil keputusan sepihak karena mereka termasuk orang yang suka menentukan sebuah keputusan secara sepihak. Diskusikanlah dengan sinergis.
* Jangan terlalu banyak mengumbar kata dan janji karena mereka sulit mengingat, apa lagi menjalankan kewajiban yang semakin banyak.

Orang dengan golongan darah ini memang sedikit kurang beruntung di Jepang karena dianggap yang paling lemah dan tidak dapat dipercaya. Namun, hal ini tentu sangat kasuistis dan geografis. Hanya saja, dengan memahami karakteristik orang dengan golongan darah ini, banyak hal yang dapat dilakukan untuk tidak menuai kekecewaan nantinya di kemudian hari jika ternyata karakter itu benar adanya. Dan bagi mereka dengan golongan darah AB tentu dapat melakukan introspeksi diri untuk memperbaiki hal-hal negatif yang benar sesuai dengan penjelasan di atas.

4. Karakter Orang Bergolongan Darah A

Orang dengan golongan darah A memiliki kekuatan karakter yang mengakar kuat yang akan membantu mereka untuk tetap tenang dalam krisis ketika semua orang panik menghadapi situasi serupa. Mereka cenderung menghindari konfrontasi, dan sesungguhnya kurang nyaman berada di antara orang banyak. Mereka biasanya pemalu dan terkadang suka mengasingkan diri. Mereka mencari keharmonisan dan sangat sopan, tetapi mereka sebenarnya tidak pernah benar-benar cocok dengan orang lain. Mereka sangat bertanggung jawab. Jika ada pekerjaan yang harus diselesaikan, mereka lebih suka mengerjakannya sendiri. Orang-orang dengan golongan darah ini selalu mengukir sukses dan sangat perfeksionis. Mereka juga sangat kreatif, dan paling artistik di antara semua golongan darah yang ada karena kesensitifan mereka.

Cara Berkomunikasi dengan Orang Bergolongan Darah A

* Jangan mengangkat topik yang konfrontatif, misalnya, topik kontroversial karena mereka orang yang tidak suka membuat konfrontasi dengan lawan bicara.
* Gunakan kata-kata yang relatif sopan karena mereka sangat sensitif dan terkadang konservatif sehingga kata-kata yang tidak sesuai dengan standar kesopanan minimal akan dapat menyinggung mereka.
* Jika menjawab usahakan dengan lengkap dan bermakna karena mereka adalah orang yang sangat sempurna dan kurang menyukai hal yang setengah-setengah.
* Mintalah pandangan dan pendapat mereka karena mereka sangat kreatif untuk hal ini dan dengarkan dengan saksama ketika mereka menjelaskan.
* Jangan melebihi mereka saat menyampaikan sesuatu. Artinya, jangan sampai mereka merasa dilampaui dalam hal kepintaran dan pengalaman, misalnya.
* Hargai mereka dengan memuji seperlunya karena pujian yang berlebihan akan membuat mereka ragu dengan ketulusan si pemuji.

Sebagai tambahan, orang golongan darah A cenderung menyukai topik-topik yang bernuansa damai dan kooperatif. Mereka tidak menyukai topik yang berkaitan dengan sepak terjang atau kepribadian orang lain yang tidak ada parameter jelasnya. Mereka sangat sensitif, dalam arti setiap kata yang diterima oleh akal sehat mereka akan menjadi tolok ukur mereka terhadap orang yang diajak berkomunikasi. Untuk itu, lebih berhati-hatilah jika berhadapan dengan orang golongan darah A ini karena mereka sesungguhnya adalah pengamat yang luar biasa.

Diambil dari (http://www.andriwongso.com)
»»  SAKWISE

Minggu, Januari 18, 2009

Terapi Warna untuk Penyembuhan

* ^_^ *


Apa yang Anda rasakan ketika melihat sawah yang hijau atau laut yang membiru? Efek yang dialami biasanya, tenang, dan kemudian kita enggan melepaskan pandangan. Sejak zaman Mesir kuno, warna dipercaya berpengaruh pada fisik, emosi dan mental manusia.






Terapi warna: electromagnetic medicine
Tubuh mempunyai respons otomatis terhadap warna dan cahaya dan telah terprogram secara genetik. Hal itu dapat terjadi karena pada dasarnya warna adalah unsur cahaya, dan cahaya adalah salah satu bentuk energi. Pemberian energi pada tubuh akan menimbulkan efek yang positif.

Keseimbangan energi tubuh bisa didapatkan dengan mengaplikasikan unsur warna yang kurang. Misalnya saja bayi yang baru lahir mengalami hiperbilirubin (bayi kuning) diberikan terapi sinar berwarna biru untuk memulihkan kondisinya.


Karakter setiap warna
Setiap warna memiliki karakteristik energi yang berbeda bila diaplikasikan pada tubuh. Penentuan kebutuhan warna tubuh itu bergantung pada kondisi atau masalah yang sedang dialami seseorang. Cara menentukannya adalah memperhatikan energi tubuh pada titik-titik energi utama yang disebut cakra.


Merah. Berhubungan dengan cakra dasar yang memengaruhi vitalitas, kekuatan, atau kesadaran. Merah berkaitan dengan sistem pencernaan. Merah juga memberi stimulasi secara emosional dan fisik. Merah digunakan untuk mengatasi anemia, tekanan darah rendah, penyakit kulit, infeksi saluran kencing.
Oranye. Berhubungan dengan cakra limfa yang mengatur sirkulasi dan metabolisme. Warna ini berhubungan dengan kegembiraan atau keceriaan. Digunakan untuk mengatasi kelainan ginjal, paru, asma, bronkhitis dan sembelit.
Kuning. Berhubungan dengan cakra solar plexus yang memengaruhi intelektual dan pengambilan keputusan. Berkaitan dengan otot dan saraf motorik. Kuning dapat menstimulasi konsentrasi. Berkaitan pula dengan kemauan. Warna ini dapat digunakan untuk mengobati penyakit artritis dan dapat mengurangi keluhan penyakit yang berhubungan dengan kejang otot, hipoglikemia, hipertiroid, batu empedu.
Hijau. Berhubungan dengan cakra jantung. Hijau merupakan warna yang alami dan menunjukkan kemurnian serta harmoni. Warna hijau dianggap memiliki daya penyembuh yang sangat kuat karena bisa menyeimbangkan dan menstabilkan energi tubuh. Juga merangsang proses berpikir dan belajar selain menstimulasi pertumbuhan maupun penyembuhan.
Biru. Berhubungan dengan cakra tenggorokan. Berkaitan dengan nalar, otak, dan indra. Warna ini menenangkan dan sangat baik untuk mengatasi gastritis, artritis, nyeri pinggang bawah, sakit tenggorokan, asma, dan migren.
Ungu. Merupakan warna dari cakra mahkota dan berhubungan dengan energi dari fungsi tertinggi pikiran.Warna ini sering digunakan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan mengurangi rasa ketidakberdayaan.
Hitam/abu-abu. Warna ini sering kali digunakan untuk menekan nafsu makan. Salah satunya dengan cara menutup meja dengan taplak hitam.

Sumber : http://www.conectique.com/
»»  SAKWISE

Anak Indigo

* ^_^ *


Indigo berasal dari bahasa Spanyol yang berarti nila. Warna ini merupakan kombinasi biru dan ungu, diidentifikasi melalui cakra tubuh yang memiliki spektrum warna pelangi, dari merah sampai ungu. Istilah “anak indigo” atau indigo children juga merupakan istilah baru yang ditemukan konselor terkemuka di AS, Nancy Ann Tappe.Pada pertengahan tahun 1970-an Nancy meneliti warna aura manusia dan memetakan artinya untuk menandai kepribadiannya. Tahun 1982 ia menulis buku Understanding Your Life Through Color. Penelitian lanjutan untuk mengelompokkan pola dasar perangai manusia melalui warna aura, mendapat dukungan psikiater Dr. McGreggor di San Diego University.Dalam klasifikasi yang baru itu Nancy membahas warna nila yang muncul kuat pada hampir 80 persen aura anak-anak yang lahir setelah 1980. Warna itu bisa dilihat dengan Foto Kirlian atau dengan alat generasi baru sejenis seperti Video Aura.

Warna nila menempati urutan keenam pada spektrum warna pelangi maupun pada deretan vertikal cakra (dari bawah ke atas), dalam bahasa Sansekerta disebut Cakra Ajna, yang terletak di dahi, di antara dua mata.

Anak indigo adalah anak-anak yang memiliki aura dominan berwarna nila, namun fisiknya sama seperti anak lainnya. Di samping itu anak indigo memiliki roh yang sudah tua (old soul) sehingga dalam keseharian, tidak jarang memperlihatkan sifat orang yang sudah dewasa atau tua.Anak-anak ini memiliki kesadaran yang lebih tinggi daripada kebanyakan orang, mengenai siapa diri mereka dan tujuan hidup mereka. Seringkali anak indigo tidak mau diperlakukan seperti anak kecil dan tak mau mengikuti tata cara maupun prosedur yang ada.
Menurut Jan Tobler dalam pengantar buku The Care and Feeding of Indigo Children ada 10 ciri anak indigo:

1. Mereka datang ke dunia dengan rasa ingin berbagi;

2. Mereka menghayati hak keberadaannya di dunia ini dan heran bila ada yang menolaknya;

3. Dirinya bukanlah yang utama, seringkali menyampaikan ‘siapajati dirinya’ pada orang tuanya;

4. Sulit menerima otoritas mutlak tanpa alasan;

5. Tidak mau/sulit menunggu giliran;

6. Mereka kecewa bila menghadapi ritual dan hal-hal yang tidak memerlukan pemikiran yang kreatif;

7. Seringkali mereka menemukan cara-cara yang lebih tepat, baikdi sekolah maupun di rumah, sehingga menimbulkan kesan “non konformistis” terhadap sistem yang berlaku;

8. Tampak seperti antisosial, terasing kecuali di lingkungannya.Sekolah seringkali menjadi amat sulit untuk mereka bersosialisasi;

9. Tidak berespons terhadap aturan-aturan kaku (mis.: “tunggu sampai ayahmu pulang”);

10. Tidak malu untuk meminta apa yang dibutuhkannya. Banyak teori yang membahas masalah ini.

Yang perlu diamati sesungguhnya apa yang terjadi pada anak indigo ini, seperti kemampuan indra keenam/sixth sense.Kemampuan ini sebenarnya bisa dipelajari dan dikuasai oleh orang awam atau orang bukan indigo, jadi tidak semata-mata karunia Tuhan.

Dalam Inti Reiki kemampuan ini bisa dibangkitkan dengan melakukan penyelarasan dengan energi Inti Reiki.Memang reaksinya tidak sama. Ada yang langsung bisa melihat cahaya energi atau makhluk halus ada juga yang setelah 3 bulan baru bisa melihatnya. Terjadinya ini disebabkan karena perbedaan Roh dari orang yang bersangkutan.
»»  SAKWISE

Rabu, Desember 31, 2008

Tahap Relaksasi Menurut Herbert Benson

* ^_^ *

  1. Pilih kalimat pendek. Sebaliknya, kalimat yang berakar kuat dalam diri. Karena kalimat ini akan menjadi fokus relaksasi.
  2. Duduk tenang dalam posisi nyaman.
  3. Tutup mata perlahan.
  4. Kendurkan otot-otot tubuh.
  5. Tarik napas perlahan dan teratur. Secara bersamaan, ulangi kata atau kalimat, atau mungkin doa, yang menjadi fokus. Lakukan berulang sambil mengembuskan napas.
  6. Ambil sikap pasif. Jangan dulu khawatir berhasil atau tidaknya kegiatan relaksasi ini. Jika ada pikiran lain yang merembes masuk, katakan saja kepada diri : "tidak apa-apa", dan secara perlahan lanjutkan doa dan kata fokus tadi.
  7. Lakukan selama sepuluh atau dua puluh menit.
  8. Saat usai, jangan langsung berdiri. Teruslah duduk tenang selama satu menit atau lebih. Kemudian, bukalah mata secara perlahan. Duduk lagi selama satu menit atau lebih sebelum berdiri.
  9. Lakukan kegiatan ini minimal satu kali sehari.
*Revolusi IQ/EQ/SQ - Taufiq Pasiak
»»  SAKWISE

Berpikir Cara Einstein

* ^_^ *

Einstein adalah genius terbesar abad ke-19. Dia bukan saja membawa pengetahuan manusia ke "dunia mikro" dalam atom-atom, melainkan juga ke "dunia makro" dalam galaksi. Dia meninggalkan banyak hal yang membuat alam semesta ini dapat dipahami.

Menurut Scott Thrope (2002: 25-27), cara berpikir Einstein yang genius itu dapat disusuri dalam 4 tahap :

1. Menemukan masalah yang tepat
Carilah masalah yang memiliki kemungkinan jawaban. Bahkan, kalau perlu ciptakanlah masalah itu.

2. Memecahkan polanya
Lampauilah aturan-aturan yang baku, yang membuat seseorang terikat jawabannya. Pecahkan pola yang selama ini dipakai. Jangan takut bila pemecahan pola tersebut bertentangan dengan ide umum.

3. Melanggar aturan
Pemecahan pola akan membuat pelanggaran aturan. Aturan baku yang selama ini dipegang harus berani dilanggar. Dalam berpikir, pola-pola baru harus lahir. Dan itu hanya dapat terjadi jika seseorang berani melanggar aturan. Dalam berpikir, pembangkangan ide umum itu bukanlah hal yang salah.

4. Tumbuhkanlah solusi
  • Tumbuhkanlah ide-ide hebat
  • Sabar dan tunda penilaian
  • Abaikan fakta-fakta yang tak menyenangkan
  • Tantanglah para ahli
*Revolusi IQ/EQ/SQ - Taufiq Pasiak
»»  SAKWISE

7 Prinsip Kreatif Leornado Da Vinci

* ^_^ *

Leornado da Vinci adalah sedikit orang yang memiliki banyak kemampuan. Ia pelukis, ahli anatomi, juru masak andal, perancang instrumen militer, ahli botani, fisikawan dan masih banyak lagi.

Michael J. Gelb (2001: 49-258) merekonstruksi tahap-tahap kreatif yang dilakukan da Vinci sehingga piawai dalam banyak bidang.

Tujuh prinsip kreatif Leonardo da Vinci:
  • Curiosita : rasa ingin tahu yang mendalam
  • Dimostrazione : Menguji pengetahuan melalui pengalaman, ketekunan, dan siap belajar dari kesalahan
  • Sensazione : Penajaman indra terus-menerus
  • Sfumato : kesediaan untuk menerima hal-hal yang tidak pasti atau tampak bertentangan
  • Arte/Scienza : Mengembangkan keseimbangan ilmu dan seni, logika dan imajinasi, "otak kiri-otak kanan"
  • Corporalita : Pemupukan keunggulan, keterampilan dua tangan, kebugaran, dan sikap tubuh yang benar
  • Connessione : Pengakuan dan penghargaan terhadap keterkaitan semua hal
  • Berpikir secara sistematik
*Revolusi IQ/EQ/SQ - Taufiq Pasiak
»»  SAKWISE
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...